| reflACTion | |
| Penanganan Terpadu Korban Bencana | |
| Ditulis oleh Ahyudin, Presiden ACT Foundation. | |
| 15-12-2009 | |
Sahabat Peduli dimanapun berada,Kita semua, mestinya belajar, dan mengambil hikmah dari bencana, baik yang menimpa diri kita, maupun yang menimpa saudara-saudara kita. Bentuk pelajarannya tentu beragam bagi masing-masing individu, dan beragam pula bagi tiap kelompok-kelompok dalam masyarakat, tak terkecuali aparat pemerintah, lembaga-lembaga kemanusiaan. Di dalam konteks ACT Foundation, sebagai lembaga kemanusiaan, apalagi dengan core kemampuannya sebagai lembaga yang menangani bencana alam dan bencana kemanusiaan, sungguh setiap bencana adalah sebuah proses pembelajaran tanpa henti. Baik bagi setiap individu di dalam Tim ACT maupun bagi ACT sebagai sebuah lembaga yang memegang amanah dari publik. Yang pertama dan utama harus menjadi bahan pelajaran dari kami adalah SENSITIFITAS dalam MENGELOLA AMANAH. Kesadaran bahwa setiap rupiah donasi, setiap tetes keringat relawan, setiap kemitraan strategis dari berbagai korporasi dan institusi/lembaga, seluruhnya adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan bukan hanya dalam bentuk laporan-laporan tertulis yang canggih. Tetapi lebih jauh dari itu, di sinilah INTEGRITAS lembaga ini dan setiap orang yang ada di dalamnya, dipertaruhkan. Bahkan lebih dari "sekedar" integritas di dunia, pertanggungjawaban ini bersifat melampaui kehidupan yang fana di dunia, yang pertanggungjawabannya adalah di hadapan yang Maha Kuasa. Terdengar klasik, mungkin agak basi, tapi di ACT inilah faktor utama yang menentukan : bagaimana korban bencana akan kita perlakukan, bagaimana donasi akan kita perlakukan, bagaimana relawan akan kita perlakukan, bagaimana setiap mitra akan kita perlakukan. Yang kedua, melaksanakan pengelolaan amanah itu sendiri, yang wujudnya adalah berupa sebuah manajemen pengelolaan korban bencana yang komprehensif : cepat, total, dan tuntas. Cepat bergerak dari mulai moment evakuasi korban, distribusi logistik, manajemen posko, hingga kecepatan bergerak dari fase emergency sampai recovery. Total meliputi sebanyak mungkin aspek yang menyangkut kepentingan para korban bencana, baik korban meninggal dunia, maupun dan terutama korban selamat yang masih harus melanjutkan hidup setelah tertimpa banyak kehilangan. Tuntas, dimana setiap langkah pengelolaan dilaksanakan secara tuntas. Manajemen logistik harus secara sistematis dan tuntas dikelola agar cepat terdistribusi dan mampu menjangkau pengungsi yang paling terisolasi. Posko harus dikelola sedemikian rupa, agar mampu mengakomodir seluruh kebutuhan pengelolaan korban bencana, oleh karenanya ACT selalu mendirikan banyak posko (tergantung cakupan wilayah dan tingkat keparahan bencana) pada setiap bencana. Relawan harus dikelola dengan pengorganisasian yang tidak setengah-setengah, agar mampu berfungsi efisien, efektif, dan tidak menimbulkan efek beban bagi keseluruhan proses penanganan bencana. Selain tuntas dalam setiap tahapan dan langkah proses penanganan bencana, term "tuntas" juga mengacu pada skala penanganan korban yang belum berhenti hingga para korban selamat dapat menjalani hidup yang relatif stabil, mendekati kenormalan sebelum terjadi bencana, bahkan sangat baik bila yang terjadi justru peningkatan kualitas hidup. Oleh karenanya, program pemulihan atau Recovery Program akan mencakup tidak hanya fisik seperti pembangunan kembali rumah dan fasilitas umum yang rusak, tetapi juga merambah hingga program-program ekonomi, pendidikan, dan seterusnya. Integrated Community Shelter (ICS) yang didirikan ACT di dengan partisipasi dari ribuan donatur dan sejumlah mitra nasional maupun internasional, adalah sebuah kompleks Hunian Terpadu yang sengaja didisain dan dibangun untuk Korban Bencana, khususnya bencana yang mengakibatkan kehilangan tempat tinggal dan berbagai fasilitas umum, seperti gempa di Sumbar yang telah menyebabkan hancurnya ribuan rumah tinggal, sekolah, mesjid, dan lain-lain. Hunian Nyaman didisain sederhana sehingga dapat dibangun dalam waktu segera. Namun demikian, cukup nyaman untuk menggantikan tenda-tenda darurat yang biasanya sempit dan menampung beberapa keluarga sekaligus. Untuk menunjang hunian yang nyaman ini, maka ketersediaan air bersih, fasilitas MCK (mandi, cuci, kakus) juga tersedia. Didisain dan dibangun sedemikian rupa dengan memperhitungkan berbagai faktor seperti kesehatan, kemudahan, hingga pada jumlah yang memadai untuk dipakai oleh sejumlah keluarga yang tinggal di dalam satu kompleks ICS. Di dalam kompleks ICS terdapat pula masjid, sekolah (untuk menggantikan kegiatan belajar di tenda-tenda darurat), area bermain anak-anak, area olah raga, perpustakaan, Klinik lengkap dengan Dokter, Bidan dan obat-obatan, dan tentunya Dapur Umum. Seluruh komponen di kompleks ICS bertujuan agar setiap yang diperlukan untuk membangun kembali hidup yang mendekati normal, penuh optimisme, berdaya dan mandiri. Kegiatan-kegiatan seperti pemeriksaan medis, trauma healing, acara-acara khusus untuk anak-anak (permainan, story telling, dll), dan berbagai kegiatan lainnya dilakukan. Akan segera dikembangkan juga kegiatan-kegiatan pemberdayaan untuk para ibu dan bapak, utamanya mengarah pada pemberdayaan ekonomi, pengetahuan tentang gizi keluarga, dan sebagainya. Tidak kalah penting juga pengembangan program-program pendidikan yang akan lebih memastikan masa depan setiap anak korban bencana. ACT sama sekali tidak sendiri dalam seluruh upaya penanganan korban bencana. Donatur dari seluruh penjuru tidak hanya dalam negeri tetapi juga dari penjuru dunia menyatukan hati dalam upaya ini. Ratusan relawan yang juga datang dari berbagai sudut tanah air tumpah ruah menyatu bersama relawan lokal dan para korban gempa sendiri, menyingsingkan lengan dan meneteskan keringat, siang, malam, menuntaskan kerja untuk kepentingan para korban bencana. Para mitra, berbagai korporasi dan NGO nasional maupun internasional, bersatu padu menggelontorkan logistik, menyediakan transportasi darat dan udara, infrastruktur air bersih, donasi dana, dan segala bentuk partisipasi lainnya bahkan sampai kepada mengirimkan Chef untuk memasak di Dapur Umum memastikan pangan yang berkualitas terhidang setiap hari. ACT, dan kita semua, tidak akan berhenti belajar menyempurnakan cara kita memuliakan korban bencana. Karena dengan sadar kita sujud mensyukuri nikmat Tuhan yang mengijinkan kita menjadi yang berdaya untuk menolong, kali ini. Salam Kemanusiaan,
|
|
![]() Net Banking |
![]() Pay Pal |
![]() Jemput |
| Klik di sini untuk melihat donatur dan donasinya |
![]() Konfirmasi |
![]() Cek |
Beli Berarti Donasi untuk Paket Pangan Bergizi. Pilih Merchandise dengan mengklik gambar.
Film Pendek Kemanusiaan
| PALESTINA |
| Video Lainnya... |
|
Video Lainnya... |
Aksi Kemanusiaan bersama Mitra
Berita Foto